Tulisan
ku ini mungkin gak bakalan berpengaruh besar, tapi seenggaknya ini yang bisa
aku lakuin biar yang ngeganjel di hati bisa sedikit berkurang. Yup selamat
datang di blog saya, yang isinya curhatan mengenai hal yang dianggap tabu dan
patut untuk diperbicangkan. Hemmm ‘silet’. Dari kemarin, saya sering banget
ngeliat kiriman video di beranda facebook isinya video anak sma/smp yang sedang
berantem. Gak tau bener apa nggak yang jelas itu keliatan beneran, dan akhirnya
saya pilih percaya denga video tersebut. Lagian gak mungkin video tersebut
dibuat untuk memenuhi tugas sekolah, senbud ( Seni Budaya ) , b.indo atau iseng iseng. Buat yang
belum pernah ngeliat silahkan cek di youtube, kayaknya si yang upload uda
banyak, belom tak cek juga soalnya.
Gambaran
sedikit aja, hampir disetiap video yang aku lihat, disajikan adegan perkelahian
secara fisik berupa pukulan, tendangan, hingga yang paling ringan tamparan
blezensky (hem). Yup adegan fighting, seperti action film namun low budget. Tapi aku salut dengan koreografi fighting-nya, tamparan hingga tendanganya
terasa nyata, gak dibuat buat ( padahal emang nyata ). Sebenarnya, pemeran dalam video anak sma
yang berantem ini memang dari awal sudah drama sekali. Kisah yang mereka
tonjolkan dalam film action pendek adalah tentang cinta dan persahabatan.
Sesekali saya mendenganr kata “ Kamu nusuk dari belakang !” , “ Dasar cewe gak
tau malu !”, “Eh dia itu pacar gue !” , “ Es teh lima dong !” , “kapan kita
lulus ? ” “baru ngambil PAUP ya ?”. Ya dialog dialog kasar yang seharusnya
tidak pantas diucapkan seorang pelajar yang masih memakai seragam.
KASAR. Kata pertama yang terlintas pertama kali, gila aja yaaa, cuman gegara hal yang seharusnya tidak terjadi di usia mereka bisa dimasalahin banget , kayak utaran aja, gegara sandal ilang bisa sampe satu episode. Tapi tetep caranya yang aku gak suka, kasar brayy, masih kecil sudah berani main fisik, aku gak yakin berapa banyak pelajar yang seperti itu. Cuman buat pembelajaran aja, disini kita musti tau pelbagai masalah yang menyebabkan hal tersebut.
KASAR. Kata pertama yang terlintas pertama kali, gila aja yaaa, cuman gegara hal yang seharusnya tidak terjadi di usia mereka bisa dimasalahin banget , kayak utaran aja, gegara sandal ilang bisa sampe satu episode. Tapi tetep caranya yang aku gak suka, kasar brayy, masih kecil sudah berani main fisik, aku gak yakin berapa banyak pelajar yang seperti itu. Cuman buat pembelajaran aja, disini kita musti tau pelbagai masalah yang menyebabkan hal tersebut.
Sebagai
salah satu pakar cabe cabean ( cie anak pertanian) ya musti tau faktor
faktornya ya, ekologi dari cabe cabean memegang peranan penting dalam hal
tersebut. Interaksi antara populasi merupakan hal penting yang membuat cabe
cabean tersebut tumbuh, entah menjadi anak yang nakal ataupun pandai. Berikut
adalah komponen dalam suatu ekologi
a. Lingkungan Biotik
1. Manusia (Genetik ) (
ini sebenernya gak ada, tapi kayaknya diadain aja) memegang peranan penting
dalam sebuah individu, namun dalam kenyataanya gen pada manusia ini memiliki
peranan yang penting.
2. Hewan jelas, ini gak
ada pengaruh keknya, tapi kalo ada menurut temen temen komen ya
3. Tanaman Semakin mereka
berada di tempat yang vegetasinya lebat/rimbun semakin tiggi pula kemungkinan
mereka untuk…hayooooo….. ehemmmm…. Berantem maksudnya.
b. Lingkungan abiotic
1. Air , gak pengaruh
banyak, kecuali kalau minum minuman keras, air yang bikin mabok
2. Tanah, gak tau si, gak
penting juga dibahas
3. Udara (oksigen),
pengaruhnya penting, untuk proses respirasi mereka, kalo gak ada oksigen nanti
bisa mati Wwk.
Okee mungkin segitu aja,
sebenernya ini udah ditulis dari lama, cuman baru di upload skrg aja, Mandan
bingung juga, soalnya sebenernya ini tulisan belum selesai. But takut kelupaan
aja buat di upload, Buat yang udah baca , terimakasih yahh, ni tulisan mau di
share, copy, diapain aja terserah, yang penting gak ngambek~
No comments:
Post a Comment