PEMERINTAH
YANG DIAM DIAM
Oleh
Ficky Himawan
“Gerimis
yang diam-diam” merupakan puisi buatan chairil anwar. Dilihat dari judul
tersebut kita akan tau bahwa yang dimaksud adalah gerimis yang datang tanpa
disadari. Seperti perbuatan orang yang dilakukan secara diam-diam.
Pada
bait pertama , kalimat pertama dan kedua, kita bisa tau bahwa memang pada saat
itu hujan datang pada pagi hari dan pada saat musim hujan. Pada bait ke empat
sampai enam, puisi tersebut menanyakan kepada pembaca, apakah mereka mendengar
hujan tersebut. Ini berarti kita tidak tau pada saat pagi tersebut hujan. Lalu
mengapa kita tidak mendengar hujan tersebut pada saat pagi hari , hanya ada dua
alasan , kuping kita tuli atau kita masih tidur didalam rumah. Namun pada
kalimat “adakah kau lihat di atas atap rumah-rumah” kita bisa tahu bahwa kita
masih tertidur, karena kita tidak melihat gerimis di atap rumah kita sendiri.
Pada
bait kedua , chairil anwar sebagai penulis puisi tersebut menekankan kepada
pembaca bahwa mereka belum menyadari bahwa gerimis itu sudah datang. Padahal
sisa-sisa dari gerimis sudah membasahi tanah, namun kita tetap tidak
menyadarinya.
Dari
analisis diatas , didapatkan pertanyaan tenang , apa maksud dari gerimis
tersebut ? gerimis yang dimasudkan disini merupakan masalah. Sehingga maksud
dari puisi gerimis yang diam diam adalah masalah yang disembunyikan oleh orang
lain yang walaupun kita tahu orang tersebut sudah mengeluarkan tanda tanda
memiliki masalah, namun kita tetap tidak menyadari masalah orang tersebut.
Sekarang
timbul pertanyaan kembali , siapakah orang lain yang dimaksud ? bila kita
melihat dalam puisi tersebut terdapat kalimat “Bahwa sang Mahadurjana” di
kalimat tersebut menerangkan tentang siapa orang yang menyembunyikan masalah
tersebut. “Mahadurjana” kata tersebut terdiri dari dua kata , Maha dan durjana.
Maha berarti yang berkuasa, lebih tepatnya pemerintah , dan durjana berarti jahat. Jadi bisa
disimpulkan bahwa orang yang menyembunyikan masalah tersebut adalah pemerintah
yang menipu rakyatnya sendiri.
Jadi
, inti dari puisi gerimis yang diam diam yang ditulis oleh chairil anwar adalah
masalah dari seorang pemimpin yang disembunyikan dari masyarakat sendiri,
padahal jelas sekali pada saat itu bangsanya telah terkena musibah, namun
rakyatnya tidak menyadari akan masalah tersebut karena masih belum menyadarinya
sehingga para pemimpin dengan mudah menyakinkan mereka bahwa di dalam bangsa
ini tidak terjadi masalah apapun.
Thanks 😊 sangat membantu
ReplyDeleteThanks 😊 sangat membantu
ReplyDelete